Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Muhammadiyah Metro mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Risiko yang diselenggarakan oleh Asosiasi Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) secara daring pada Jumat, 5 September 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola mutu berbasis risiko untuk mendukung peningkatan kinerja institusi dan keberlanjutan program peningkatan mutu di lingkungan UM Metro.
Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan penguatan konsep dan praktik manajemen risiko, mulai dari identifikasi risiko, analisis dan evaluasi risiko, penentuan strategi mitigasi, hingga penyusunan risk register dan rencana tindak lanjut yang terintegrasi dengan sistem penjaminan mutu internal. Materi juga menekankan pentingnya penyelarasan manajemen risiko dengan siklus PPEPP (Penetapan–Pelaksanaan–Evaluasi–Pengendalian–Peningkatan) agar perbaikan mutu berjalan lebih terukur, preventif, dan berkelanjutan.
Ketua LPM UM Metro, Drs. Purwiro Harjati, M.Pd., menyampaikan bahwa partisipasi dalam bimtek ini memperkuat kesiapan LPM dalam mengawal mutu institusi melalui pendekatan yang lebih sistematis. “Manajemen risiko membantu kami memetakan potensi hambatan sejak awal, sekaligus memastikan setiap unit memiliki rencana mitigasi yang jelas dan dapat dipantau,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, LPM UM Metro berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil bimtek dengan langkah implementatif, di antaranya: (1) pemutakhiran dokumen dan peta risiko pada unit terkait, (2) penyusunan prioritas mitigasi untuk risiko strategis, serta (3) penguatan monitoring dan evaluasi berbasis indikator risiko sebagai bagian dari agenda penjaminan mutu universitas.
#LPMUMMetro #PenjaminanMutu #ManajemenRisiko #PTMA #Bimtek #Daring #PPEPP #SPMI
© 2019 Universitas Muhammadiyah Metro
Universitas Muhammadiyah Metro pada mulanya merupakan pengintegrasian dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Metro, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Metro, Sekolah Tinggi Teknik (STT) Muhammadiyah Metro dan Sekolah Tinggi Ilmu Ushuludin Muhammadiyah Metro.